Pages

Tampilkan postingan dengan label part. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label part. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 April 2016

Pengharuh Inflasi Terhadap Pasar Modal Part I by Ellen May

pengaruh inflasi terhadap pasar modal
Angka inflasi adalah angka yang mengukur tingkat barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen. Harga-harga yang naik tinggi mendorong naiknya angka inflasi yang tinggi. Jika angka inflasi tinggi, biasanya BI / Bank Indonesia cenderung meningkatkan suku bunga. Jika suku bunga naik, maka beban perusahaan bertambah, terutama perusahaan yang banyak meminjam dari bank. Nah dengan beban yang semakin bertambah tersebut, akan mengurangi tingkat keuntungan perusahaan. Selain itu, harga-harga bahan baku yang naik juga akan menambah beban perusahaan. Akibatnya, jika inflasi naik dan suku bunga meningkat, harga saham beberapa perusahaan cenderung turun. Karena itulah, angka inflasi yang berlebihan akan menjadi sentiment negatif bagi para investor saham. Contohnya, pada tahun 1998 saat terjadi krisis finansial, angka inflasi mencapai 58%, IHSG waktu itu terjun menjadi 398. Dan tahukah kamu, pada tahun 2005, terjadi inflasi tinggi karena kenaikan harga BBM dan IHSG sempat turun dalam! Demikian pula ketika tahun 2008, harga saham sempat turun cukup dalam karena krisis global & inflasi. Namun tahun 2005-2008 cukup berbeda dengan tahun 1998 karena inflasi tahun 98 disertai GDP yang buruk

Sebenarnya inflasi itu tidak selalu buruk. Inflasi dalam batas wajar dan normal menunjukkan adanya pertumbuhan ekonomi. Jika inflasi wajar, orang akan terdorong untuk terus bekerja, menabung, dan berinvestasi. Nah inflasi yang tidak baik adalah inflasi yang berlebihan / HIPERINFLASI sehingga uang menjadi tidak berharga. HIPERINFLASI juga membuat daya beli masyarakat merosot tajam. Nah, sebenarnya berapa sih angka patokan inflasi bisa dikatakan wajar?

Inflasi disebut ringan jika besarannya kurang dari 10% per tahun. Inflasi disebut sedang jika besarannya antara 10%-30% per tahun dan tergolong berat jika besarannya 30%-100% per tahun. Bagaimana dengan hiper-inflasi ? Besarannya terjadi lebih dari 100% per tahun! Pernahkah terjadi?? Pernah! Indonesia pernah mengalami hiper-inflasi pada era Orde Lama, saat inflasi mencapai 600%! Nah baru pada masa Orde Baru sampai masa Reformasi, angka inflasi mulai terkontrol! Ada lagi hiper-inflasi yang cukup mengerikan, terjadi di Zimbabwe yang mencapai 13 juta %! Pada waktu itu harga semangkuk makanan di Zimbabwe bisa berharga 500 juta dollar Zimbabwe. Parah sekali!

Pada umumnya, inflasi di Indonesia cenderung tinggi, terutama jika dibandingkan negara tetangga,ASEAN. Inflasi salah satunya karena kondisi geografis dan infrastruktur yang kurang mendukung sehingga biaya ekonomi cukup tinggi untuk distribusi. Selain itu, inflasi di Indonesia biasa disebabkan oleh pergerakan barang konsumsi, seperti bahan makanan pokok dan BBM. Mudah saja mencermati inflasi di Indonesia, datang ke pasar dan perhatikan harga-harga kebutuhan pokok ;) Inflasi di Indonesia memiliki pola lho, dan juga cenderung fluktuatif / naik turun. Maksudnya gmn ya? Bersambung.....

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May
semoga bermanfaat... keep blogging!!!
Read More..

Sabtu, 10 Agustus 2013

Trik Download Banyak Part dengan IDM


kali ini saya tidak share tentang software atau game, tapi  saya share sebuah trik dengan menggunakan IDM yang akan memudahkan anda dalam mendownload File yang di Pisah atau di split menjadi banyak part yang terkadang membuat anda malas untuk mendownloadnya, Mungkin cara satu ini sudah banyak yang tahu dan anda selalu menggunakan cara ini untuk mendownload suatu file besar ,dengan banyak part,tapi yang belum tahu bisa simak trik berikut ini :



1. Download Software atau game nya harus di sofshare.blogspot.com (ga harus juga sih :D) :
    - Misalnya mendownload English Language pack untuk rosseta stone dari sofshare.blogspot.com
    - klik link downloadnya :



2.Setalah itu akan masuk ke link download file :
    filenya terdiri dari lima part,jadi kita download yang part 1 dulu :

3.Download File tersebut
   saat IDM muncul jangan dulu pilih start download,tapi pilih download later





4.setelah mengklik download later ,akan  muncul kotok add files to queue
   nah disampingnya kan ada icon plus (+),klik icon tersebut,dan akan muncul kotak memasukan nama Daftar tunggunya,untuk lebih memudahkan  berinama sesuai nama file yang di download,dan klik ok

5.nah setelah itu kembali ke link download sebelumnya untuk mendownload part2
- download seperti cara sebelumnya,nah saat muncul idm,pilih lagi download later
- Di kotak add files to queue pilih daftar tunggu yang sudah di buat sebelumnya,agar satu folder dengan file
  part1


6.Setelah itu Buka IDM anda,
pilih menu download,lalu klik Scheduler

7.saat menu scheduler muncul,pilih nama daftar file yang sudah anda buat sebelumnya :

Saya contohkan ada 2 part dulu,
di bawah ada pilihan start now,klik pilihan start now tersebut,dan hasilnya adalah :

Part1 mulai di download oleh IDM,dan setelah part1 selesai,maka idm akan otomatis mendownload file part2 dan seterusnya sampai semua file di daftar tunggu yang  anda buat terdownload semua.

jadi sekarang anda tinggal tidur atau pergi keluar rumah,dan downloadan akan terus berjalan tanpa anda harus menunggu setiap part selesai didownload dan anda harus mendownload part lain,karena IDM akan otomatis mendownload setiap part yang sudah anda jadwalkan ;)

Read More..